Penulis: Dr. Drs. Komaedi, M.Si.
Di buku ini, anda dapat melihat kondisi keuangan daerah di Jawa Tengah sebagai potret bagaimana kinerja keuangan daerah memengaruhi berbagai aspek penting, seperti pertumbuhan ekonomi, tingkat kemiskinan, dan tingkat pengangguran. Dari periode 2017 hingga 2022, kinerja keuangan daerah yang diukur melalui rasio pertumbuhan pendapatan, keserasian, kemandirian, efektivitas, dan efisiensi ternyata dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi sekitar 2% saja. Artinya, banyak faktor lain yang juga memengaruhi ekonomi daerah di luar kinerja keuangan semata. Menariknya, jika kita membagi periode sebelum dan saat pandemi Covid-19, terlihat akan perubahan yang cukup signifikan. Sebelum pandemi, pengaruh akan kinerja keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi sekitar 2,13%, sementara saat pandemi melonjak menjadi hampir 9%. Hal ini menunjukkan, meskipun ekonomi terguncang akibat pandemi, kebijakan keuangan daerah dan manajemen APBD telah berhasil memberikan stabilitas dan juga mempertahankan roda ekonomi.


Ulasan
Belum ada ulasan.